130 Investor Inggris Di Undang BKPM Untuk Investasi Infrastruktur Di Indonesia

Upaya pemerintah Indonesia demi meningkatkan laju investasi dari manca negera memang terus menerus dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan adanya kunjungan dari Kepala BKPM yakni Thomas Lembong menuju London, Inggris dengan tujuan mengadakan sebuah promosi investasi untuk sektor infrastruktur di Indonesia. Banyaknya nilai investasi yang dihadirkan oleh Inggris tahun 2011 silam hingga menuju semester ke-1 tahun 2016 kini sudah mencapai kurang lebih US $4,7 Miliar. Hal inilah yang menunjukkan bahwa investor dari Inggris memang sumber investor terbesar Indonesia dalam sektor infrastruktur. Thomas Lembong sebagai Kepala Pusat BKPM hadir dalam pembicaraan utamanya pada forum business infrastruktur yang berlangsung di wilayah KBRI London.

Forum tersebut merupakan forum untuk membahas kerjasama BKPM bersama investor KBRI London, BPKTP, Asia House dan UK-ASEAN. Forum business infrastruktur tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. Rizal selaku Duta Besar di Indonesia. Thomas Lembong menjelaskan, forum tersebut secara keseluruhan dihadiri oleh 130 investor dari Inggris yang sangat penting untuk kemajuan perekonomian Indonesia, mengingat negara Inggris ialah negara penghasil investasi terbesar dengan duduk pada peringkat ke tujuh di Indonesia. Sementara negara Indonesia sendiri merupakan negara yang menjadi tujuan outward investasi Inggris yang terbesar ke 14 pada tahun 2011 hingga semester ke-1 2016. Thomas Lembong kembali tegaskan bahwa realisasi banyaknya investasi Inggris ke sektor infrastruktur di Indonesia semenjak 2011 hingga semester ke-1 2016 mencapai kurang lebihnya US $4,7 Miliar dengan jumlah investasi yang terbanyak dari sektor farmasi dan juga sektor kimia yakni sebesar presentase 55%.

Sementara untuk sektor perkebunan dan tanaman pangan sebesar presentase 12,5% serta untuk sektor industri makanan sebesar 19,6%. Thomas juga menegaskan bahwa kunjungan ke London tersebut guna menyampaikan beberapa perbaikan untuk pemerintah Indonesia, diantaranya seperti pelayanan konstruksi langsung, insentive pajak, PTSP, pelayanan logistik berikat, dan penyederhanaan perizinan. Bahkan turut disampaikan juga mengenai peluang atau kesempatan berinvestasi ke Indonesia, terutama sektor infrastruktur di Indonesia. Selain itu, Thomas Lembong juga menambahkan bahwa program-program pemerintahan dipastikan akan membantu sektor ekonomi Indonesia lebih terjamin dimasa mendatang.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *